Ebok-Mediatama
78 halaman
Authors
Adi Hardiyato Wicaksono
Publisher
Mediatanma

Discriptions :
Adi Hardiyanto Wicaksono S.H, M.H., lahir di Kudus, 20 April 1984.Beliau alumni S1 dan S2 Universitas Diponegoro, Semarang. Saat ini tengah menempuh Pendidikan S3 juga di Universitas Diponegoro. Sebagai seorang Jaksa, penulis memiliki banyak pengalaman penugasan di bidang penegakkan hukum. Penulis tercatat sebagai lulusan terbaik pada Pendidikan Khusus Dasar Intelijen di Badan Diklat Kejaksaan Agung tahun 2012. Selama menjadi Jaksa tercatat sudah banyak kasus korupsi yang berhasil diungkap. Kasus yang melibatkan kepala daerah hingga di bidang perbankan yang menyebabkan kerugian sampai 28 Miliar pernah diungkap. Bahkan salah satunya yang menjadi fenomena adalah keberhasilan pengungkapan kasus mafia tanah di Kantor Pertanahan Kota Semarang tahun 2018 dengan cara operasi tangkap tangan. Saat itu penulis bertugas sebagai Kepala Seksi Pidana Khusus pada Kejaksaan Negeri Kota Semarang. Cukup banyak yang mengapresiasi keberhasilan tersebut. Karena hingga saat ini pengungkapan tersebut adalah keberhasilan terbesar Kejaksaan dalam mengungkap praktik pungli tanpa bantuan alat sadap dengan barang bukti yang berhasil diamankan hingga 600 juta rupiah lebih masih yang terbesar di Kejaksaan hingga saat ini. Berbekal pengalaman-pengalaman tersebut penulis berharap buku yang sederhana ini dapat menambah wawasan dan pemahaman pembaca tentang intelijen penegakkan hukum dalam tindak pidana korupsi.
Ebok-Mediatama

78 halaman
Authors
Adi Hardiyato Wicaksono
Publisher
Mediatanma

Discriptions :
Adi Hardiyanto Wicaksono S.H, M.H., lahir di Kudus, 20 April 1984.Beliau alumni S1 dan S2 Universitas Diponegoro, Semarang. Saat ini tengah menempuh Pendidikan S3 juga di Universitas Diponegoro. Sebagai seorang Jaksa, penulis memiliki banyak pengalaman penugasan di bidang penegakkan hukum. Penulis tercatat sebagai lulusan terbaik pada Pendidikan Khusus Dasar Intelijen di Badan Diklat Kejaksaan Agung tahun 2012. Selama menjadi Jaksa tercatat sudah banyak kasus korupsi yang berhasil diungkap. Kasus yang melibatkan kepala daerah hingga di bidang perbankan yang menyebabkan kerugian sampai 28 Miliar pernah diungkap. Bahkan salah satunya yang menjadi fenomena adalah keberhasilan pengungkapan kasus mafia tanah di Kantor Pertanahan Kota Semarang tahun 2018 dengan cara operasi tangkap tangan. Saat itu penulis bertugas sebagai Kepala Seksi Pidana Khusus pada Kejaksaan Negeri Kota Semarang. Cukup banyak yang mengapresiasi keberhasilan tersebut. Karena hingga saat ini pengungkapan tersebut adalah keberhasilan terbesar Kejaksaan dalam mengungkap praktik pungli tanpa bantuan alat sadap dengan barang bukti yang berhasil diamankan hingga 600 juta rupiah lebih masih yang terbesar di Kejaksaan hingga saat ini. Berbekal pengalaman-pengalaman tersebut penulis berharap buku yang sederhana ini dapat menambah wawasan dan pemahaman pembaca tentang intelijen penegakkan hukum dalam tindak pidana korupsi.